Laman

Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2011

Xperia Pro: Smartphone Bisnis Terakhir Sony Ericsson


Sony Ericsson membanderol ponsel Xperia Pro khusus pasar Indonesia di harga Rp 3,7 juta. Harga tersebut dinilai mampu terjangkau untuk ponsel bisnis kelas atas. Smartphone ini menjadi produk ponsel pintar kelas atas terakhir setelah Sony dan Ericsson resmi "bercerai".
"Kita sudah melakukan riset dan harga itu merupakan harga yang pas untuk pasaran Indonesia," ujar Marketing Communication Manager Sony Ericsson Indonesia, Hanny Sanjaya selepas pers conference di kantor Sony Ericsson Jakarta, Rabu (9/11/2011).
Ponsel Xperia Pro merupakan seri ponsel Xperia ke-10 yang diluncurkan di Indonesia hingga saat ini. Sebagai ponsel bisnis fitur yang dibenamkan juga tidak jauh dari urusan bisnis. Misalnya layanan Office Suite Pro yang dapat mengedit dokumen di mana saja dan kapan saja. Apalagi untuk mengetiknya telah disediakan papan QWERTY sliding yang lumayan empuk, meskipun pengguna memiliki jari yang agak besar karena jarak antar huruf semakin lebar. Tampaknya Sony Ericsson semakin sadar untuk memenuhi kenyamanan pengguna dalam mengetik di papan QWERTY lebih nyaman dibandingkan papan QWERTY visual.
Fitur layanan push e-mail, support Adobe Flash Player hingga fitur musiknya sudah pasti disertakan dalam ponsel bisnis ini. Agar lebih bertenaga dalam browsing ke dunia maya, prosesor yang digunakan pun cukup mumpuni yaitu berkemampuan 1 GHz Qualcomm Snapdragon.
Beda dengan ponsel bisnis lain, Xperia Pro mampu memotret gambar secara tiga dimensi. Pengguna hanya cukup menekan tombol kamera, SCN Auto, sweep panorama, atau 3D panorama. Kemudian,  tinggal tap pada layar dan langsung ambil gambarnya sepanjang apapun. Maka hasilnya akan lebih lebar dibandingkan dengan kamera biasa.
"Pengguna bisa menyambungkan ke televisi Sony Bravia 3D melalui port HDMI. Di televisi, akan nampak gambarnya tiga dimensi," tegasnya.
Khusus fitur Exmor, pengguna bisa menggunakan sensor mobile yang memungkinkan pengguna menangkap gambar dengan kualitas setara high definition, meski dalam keadaan kurang cahaya. Kameranya sudah 8 MP dengan fitur autofocus, flash, dan face detection. Untuk menghasilkan foto yang lebih, pengguna juga dapat mengaktifkan fitur red eye reductionscene detection danimage stabilizer.
Dengan dimensi 120 x 57 x 13,55 mm, ponsel ini semakin nyaman digenggam. Apalagi dengan berat hanya 140 gram akan membuat nyaman saat ditenteng. Xperia Pro ditawarkan dalam tiga warna, yaitu silver, merah, dan hitam.
Fitur mumpuni lain adalah GPS, Bluetooth, PlayNow Music, Radio, memori internal 320 MB, memori eksternal yang bisa diupgrade hingga 32 GB. Baterainya mampu bertahan hingga tujuh jam.

Sumber
READ MORE - Xperia Pro: Smartphone Bisnis Terakhir Sony Ericsson

Live Walkman, Ponsel Musik Terakhir Sony Ericsson


Ponsel 'Live with Walkman' menjadi ponsel musik terakhir Sony Ericsson. Tahun depan, Sony yang telah "bercerai" dengan Ericsson akan fokus ke ponsel pintar kelas atas.
Product Manager Sony Ericsson Indonesia, Rachmat Akbar menyatakan ponsel ini akan menyasar kalangan anak muda yang lebih menginginkan mobilitas tanpa melupakan fitur musik dan hiburan dalam sebuah genggaman.
"Meski menjadi ponsel generasi Walkman terakhir dari Sony Ericsson, ponsel ini diharapkan dapat memberikan kesan tersendiri bagi anak muda," kata Rachmat selepas pers conference di kantor Sony Ericsson Jakarta, Rabu (9/11/2011).
Ponsel 'Live Walkman' ini masih menyuguhkan akses khusus musik khas Sony Ericsson. Berdesain candy bar dengan layar sentuh ini, pengguna bisa mengaktifkan akses instan melalui tombol Walkman di sisi atas ponsel.
Desain ponsel 'Live Walkman' ini mirip dengan Blackberry Torch yang memiliki lekukan di atas dan di bawah, cuma ukurannya lebih mini. Ukurannya yang hanya 56,5 x 106 x 14,2 mm dan berat 115 gram ini juga ringan ditenteng. Pilihan warnanya hanya ada dua tipe, hitam dan putih.
Layarnya yang sudah mengadopsi 3,2 inci cukup responsif dalam sentuhan. Namun di sini belum mampu untuk fitur akselerometer, hanya fitur pesan pendek atau musik saja yang memungkinkan bisa dilakukan secara horizontal maupun vertikal.
Fitur unggulannya adalah integrasi kontak dengan Facebook. Apalagi di ponsel ini sudah ada akses khusus Facebook sehingga memudahkan dalam update album hingga kalender. Selain itu, fungsi Infinite juga memungkinkan konsumen dalam mengakses konten baru mengenai artis favorit seperti video musik, informasi artis dan pencarian lirik.
"Yang beda adalah fitur xLOUD yang mampu meningkatkan output radio dari speaker built in secara high level," jelas Rachmat Akbar.
Ponsel ini sudah dipersenjatai Android 2.3 Gingerbread, prosesor 1 GHz, kamera 5 MP denganautofokusface detection, flash, kamera depan, red eye reductionsmile detection, Bluetooth, PlayNow, TrackID, barcode scanner, Skype, 3D games, radio,memori internal 320 MB, memori eksternal hingga 32 GB dan daya baterai hingga 6 jam 42 menit.
"Ponsel Live dibandrol di harga Rp 2,1 juta," pungkas Rachmat.

Sumber
READ MORE - Live Walkman, Ponsel Musik Terakhir Sony Ericsson

ZenBook Resmi Masuki Pasaran Indonesia


Asus secara resmi memasarkan produk ultrabook pertamanya, ZenBook di Indonesia mulai hari ini Kamis (10/11/2011). Sebelumnya, ZenBook telah dipamerkan di event Indocomtech yang telah berlangsung di Jakarta pada 2-6 November 2011 yang lalu.
ASUS ZenBook tersedia dalam dua model dengan ukuran layar 11,6 inci dan 13,3 inci. Spesifikasi standar notebook ini dilengkapi dengan media penyimpan hybrid solid state drive (SSD) sebesar 128 GB dan prosesor Intel Core i5. ZenBook menggunakan sistem operasi Microsoft, Windows 7 dan merupakan bagian dari Intel "Ultrabook", dengan ketebalan kurang dari satu inci dan kisaran harga 1000 dolar AS.
Dengan ketebalan hanya 0,11 inci (3mm) di bagian tertipis dan 0,35 inci (9mm) pada bagian paling tebal, ASUS mengklaim ZenBook adalah laptop tertipis yang tersedia di pasar saat ini (MacBook Air bagian paling tebalnya adalah 0,68 inci). ZenBook model UX21 memiliki bobot sekitar 1,1 kg dan UX31, dengan ukuran layar 13,3 inci, memiliki bobot sekitar 1,29 kg.
Feature andalan ZenBook adalah "Instant On", yang memangkas waktu boot dari mode standby menjadi dua detik saja dan daya tahan baterainya yang bisa bertahan dua minggu saat standby.
Asus membanderol ZenBook dengan harga 1099 dolar AS untuk model UX21 dan 1199 dolar AS untuk model UX31. Kedua model ini telah dapat dibeli konsumen di Indonesia mulai tanggal 10 November 2011 ini.
Harga yang dibanderol Asus ini lebih mahal dibanding produk serupa dari kompetitornya, Acer Aspire S3. Menurut Juliana Chen, Businesss Development Manager Asus Indonesia, harga ZenBook lebih mahal karena ultrabook Asus ini mempunyai kinerja dan spesifikasi yang lebih tinggi, misalnya dengan digunakan SSD -- bukan hard disk, kapasitas baterai yang lebih besar, dan terdapat port USB 3.0. Tiga point ini tak dimiliki oleh produk kompetitornya.

Sumber
READ MORE - ZenBook Resmi Masuki Pasaran Indonesia

Inilah 8 Ponsel Alcatel yang Masuk Indonesia


Alcatel menyiapkan delapan buah ponsel untuk menggempur pasar Indonesia, mulai dari ponsel low end dan smartphone berbasis Android, hingga tablet. Product Marketing Manager Alcatel Indonesia Ignatius Untung mengaku optimistis produknya bisa diterima oleh masyarakat di Tanah Air.
"Kami akan mengeluarkan ponsel berdesaincandybar, layar sentuh, ponsel Android, dan tablet Android. Di akhir tahun ini kami luncurkan delapan produk langsung," ujar Untung kepada Kompas.com, Jumat (11/11/2011).
Peluncuran produk ponsel dan tablet Alcatel tersebut dilakukan bertahap. Lima produk di antaranya sudah diluncurkan sejak Agustus lalu, khusus tablet akan diluncurkan bulan ini dan dua ponsel berikutnya pada bulan Desember 2012.
Produk yang dikeluarkan Agustus lalu adalah:
1. Alcatel Onetouch 506D seharga Rp 299.000. Spesifikasinya: CandyBar, 2 SIM 2 Standby, 2 MP Camera, Facebook & Twitter client, Bluetooth, Micro SD Slot, FM Radio, Opera Mini, Java MIDP.
2. Alcatel Onetouch 710D seharga Rp 499.000. Spesifikasinya: 2.8 inci touchscreen, 2 SIM 2 Standby, 2MP Camera, Facebook & Twitter client, Bluetooth, Micro SD Slot, FM Radio Comes withhigh-definition music handsfree.
3. Alcatel Onetouch 813D seharga Rp 599.000. Spesifikasinya: 2.4 inch Touch + QWERTY, 2 SIM 2 Standby, 2MP Camera, Wifi, Facebook & Twitter clients.
4. Alcatel Onetouch Ski (890D) seharga Rp 799.000. Spesifikasinya: Android 2.1 Eclair, 2.8 incitouchscreen, 2 SIM 2 Standby, wifi, A-GPS, G-sensor, e-Compass ditambah dengan 2GB Micro SD.
5. Alcatel Onetouch Surf (906) seharga Rp 999.000. Spesifikasinya: Android 2.2 Froyo, 2.8 incitouchscreen, HSDPA 7.2, WiFi Thethering, A-GPS, G-sensor, e-Compass ditambah dengan 2GB Micro SD.
Sedangkan tablet Onetouch Wind T60 dengan spesifikasi Android 2.2 Froyo, layar 7 inci, berat 430 gram, 3MP kamera, HSDPA, micro SD hingga 32 GB, built in GPS, daya baterai 3.000 mAh. Bonus 2GB microSD dan leather pouch. Produk ini dijual Rp 2.999.000.
Sementara dua ponsel yang akan dikeluarkan Desember, yaitu Alcatel Onetouch 602D dengan spesifikasi 2,4 inci touchscreen, 2 SIM 2 Standby, kamera 2MP, Facebook & Twitter client, Bluetooth, Micro SD Slot, FM Radio, dan Alcatel Onetouch 818D dengan spesifikasi 3.2 incitouchscreen, 2 SIM 2 Standby, kamera 2MP, Facebook & Twitter client, Bluetooth, Micro SD Slot, FM Radio.
"Kami juga akan bundling dengan operator, sejauh ini masih proses, harapannya Desember bisa dikeluarkan. Tapi produknya masih dipilih oleh kami dan operator," pungkasnya.

Sumber
READ MORE - Inilah 8 Ponsel Alcatel yang Masuk Indonesia

iPhone Bertahta Berlian Seharga Rp302 Juta


Produk iPhone benar-benar menjadi favorit para desainer untuk mencipta karya mewah. Yang menjadi eksperimen kali ini adalah iPhone 4S edisi terbaru.

Adalah desainer Jo-Emma Larvin yang membuat pecinta gadget terpana dengan kemewahan perangkat telepon seluler bertajuk 'iPhone 4S Diamond & Platinum Edition' itu. Ia menempelkan berlian 7,8 karat dan 0,53 karat, serta platinum padat.

Selain mengitari bingkai ponsel berwarna putih, taburan berlian juga tampak di bagian logo Apple sisi belakang.

Diproduksi terbatas, hanya 25 buah, ponsel canggih dengan sentuhan mewah itu dipasarkan dengan harga £20.995 atau sekitar Rp302 juta. Meski penggarapan desain dilakukan Larvin, pemasaran produk itu tetap melibatkan desainer gadget asal Liverpool, Inggris, Stuart Hughes.

Namun, ponsel tersebut tak seberapa jika dibandingkan dengan salah satu kreasi Hughes: iPhone 4 bertahta 500 berlian. Telepon seluler dengan desain supermewah ini dijual dengan harga £5 juta atau sekitar Rp70,6 miliar.

Hughes hanya membuat dua set rancangan. Ia membuatnya atas pesanan seorang pengusaha asal Australia yang namanya sengaja disembunyikan, "Ini tantangan fantastis dan saya benar-benar puas dengan hasil akhirnya. Telepon itu terlihat menakjubkan," katanya kala itu.

Untuk membuat dua ponsel itu semakin mewah, Hughes juga mengganti boks kardus dengan boks berbahan granit berwarna merah muda seberat tujuh kilogram. Bagian dalam boks ini juga dilapisi dengan kulit terbaik.

Hughes memang dikenal sebagai perancang tampilan gadget mewah. Dia telah merancang tampilan banyak perangkat selama 12 tahun. Sebelum berkreasi dengan sejumlah produk Apple, dia memulai kariernya dengan melapisi Nokia 8800 dengan emas.

Hughes mengaku sangat mencintai pekerjaannya. Salah satu pelanggannya adalah pendiri rumah mode Dolce and Gabbana, Stefano Gabbana. "Telepon-telepon ini memang ditujukan bagi mereka yang sangat kaya, mereka tidak dapat dibandingkan dengan telepon yang bisa ditemukan di mana saja," ujar Hughes. (art)

Sumber
READ MORE - iPhone Bertahta Berlian Seharga Rp302 Juta

Rabu, 02 November 2011

iPad 2 Edisi "Dinosaurus" Dijual Rp 71 Miliar

iPad 2 Gold Edition dari Stuart Hughes ini dihias menggunakan tulang dinosaurus.
Mau memiliki iPad yang beda dari lainnya? Kalau berani mengeluarkan uang Rp 71 miliar, coba saja iPad 2 yang dihias dengan tulang dinosaurus dan berlian berikut ini.
Perangkat penuh kemewahan nan fana ini hadir dari rumah mode Stuart Hughes. Perancang yang satu ini memang dikenal dengan berbagai modifikasi gadget supermewahnya.
Dengan harga 8 juta dollar AS, atau sekitar Rp 71,4 miliar, iPad 2 edisi khusus tersebut memiliki hiasan yang lain dari biasanya. Bagian belakang perangkat ini, misalnya, terbuat dari emas.
Kemudian, logo Apple yang khas itu telah diganti dengan logo Apple yang terbuat dari berlian tanpa cela. Sebanyak 65 butir berlian digunakan untuk logo dan tombol 'Home'-nya.
Hiasan yang paling unik mungkin adalah bezel-nya. Area di sekitar layar ini dihias dengan batuammolite dan irisan tulang dinosaurus pemakan daging, Tyrannosaurus Rex. Unsur dinosaurus inilah yang membuat Stuart Hughes menyebutnya sebagai iPad 2 Gold History Edition. 
Sebelumnya, pada Oktober 2010, Stuart Hughes juga pernah membuat iPhone 4 "termahal" di dunia. Perangkat itu memiliki 500 butir berlian di permukaannya dan dijual seharga hampir 8 juta dollar AS.
Memang, dari sisi desain, perangkat modifikasi Stuart Hughes terlihat cukup mewah dan tetap elegan. Namun mengingat harganya yang luar biasa mahal, jelas perangkat itu tidak diperuntukkan bagi semua kalangan.

Sumber
READ MORE - iPad 2 Edisi "Dinosaurus" Dijual Rp 71 Miliar

Ponsel Lokal Tipis Plus Layar Sentuh

VENERA
Secara statistik ponsel lokal masih memiliki pasar di berbagai kota. Penyebarannya memang tak terlalu tinggi di kota besar. Faktor inilah yang membuat produsen telepon seluler terus berupaya menciptakan produk. Namun strategi memberi fitur yang spesifik juga tak boleh ditinggalkan. Akan halnya Venera, selain faktor harga sebagai ujung tombak di pasar, belakangan juga melihat kustomisasi konsumen sebagai bagian dari proses penciptaan produk.
Kali ini mengenalkan layar sentuh di kelas low end. Konstruksi dasarnya candy bar. Layar yang seluas 2 inci itu kini tak hanya bisa sebagai monitor belaka, namun juga untuk input, minimal mengakses menu.
Venera sangat percaya diri. Faktor tadi cuma satu bagian saja. Bentuk dan warna tetap menjadi perhatian. Bodinya tipis. Warna chrome yang tampak membalut tombol navigasi, pemutar musik, dan panggilan (call) mencitrakan sebuah nilai megah. "Jika dilihat bagian luarnya, produk ini berkesan jauh lebih tinggi dari harganya," ujar Teddy Tjan, Direktur Pemasaran Venera Mobile.
Venera juga amat memperhatikan pengguna yang punya masalah dengan mata. Kali ini menawarkan opsi huruf yang berukuran lebih besar. Sehingga ketika mengetik pesan pendek tak mengalami kerepotan.
Teddy mengatakan, ponsel dengan dua SIM GSM aktif ini sebenarnya bisa dikelompokkan sebagai ponsel multimedia.Istilah subbrand "Aktiv" merujuk pada idiom speaker. "Seperti speaker aktif. Sebab salah satu kekuatan seri ini adalah speaker aktif dan fitur musiknya," tambahnya. Dengan begitu dukungan speaker sangat penting ketika memainkan lagu atau mendengarkan siaran radio FM.
Untuk menikmati segala fasilitas tersebut, Venera Aktiv 209 dipasok oleh tenaga dari baterai berkapasitas 800 mAH. Jika ingin menyimpan lagu bisa melalui kartu memori yang siap dijejali sampai 8 GB. Seri ini di pasaran dijual seharga Rp 275.000.

Sumber
READ MORE - Ponsel Lokal Tipis Plus Layar Sentuh

Rabu, 28 September 2011

Nokia Mulai Pasarkan Ponsel Terbaru N9


Produsen ponsel terbesar asal Finlandia, Nokia,  mulai mengirim produk terbaru mereka, N9, ke mancanegara. Memanfaatkan platform terbuka MeeGo, N9 memiliki fitur navigasi dan peta yang dipandu dengan suara. Untuk media simpan, smartphone dengan layar sentuh fitur swipe untuk kembali ke menu utama itu tersedia dalam kapasitas 16 sampai 64GB.

Dikutip dari PCMag, 28 September 2011, produk tersebut dipasarkan di kisaran harga mulai dari US$560 untuk versi 16GB sampai US$650 untuk versi 64GB.

Nokia N9 dilengkapi dengan layar AMOLED 3,9 inci yang terbuat dari kaca antigores. Kamera autofokus 8MP yang mampu merekam video HD, chip near-field communication (NFC) juga tersedia pada ponsel yang hanya punya tombol di sisinya saja itu.

Meski demikian, belum jelas negara mana saja yang akan langsung mendapatkan generasi pertama N9 dan kapan hadir di pasar. Disebutkan, Nokia hanya akan memberitahu pengguna dari 24 negara saja saat produk tersebut mulai bisa dibeli. Dari daftar yang dibuat Nokia, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan India tidak masuk ke dalamnya.

Seperti diketahui, setelah N9, Nokia menyebutkan bahwa mereka akan menggunakan sistem operasi Windows Phone sebagai platform utama mereka. Langkah ini diambil dengan harapan bahwa mereka mampu meraih momentum untuk bersaing dengan kompetitor berat mereka seperti Apple dan RIM. (ren)

Sumber
READ MORE - Nokia Mulai Pasarkan Ponsel Terbaru N9

Video Rekaan iPhone 5 Heboh di Dunia Maya


 Pecinta gadget memang tampak tak sabaran dengan keluaran terbaru iPhone yang disebut-sebut dengan nama iPhone 5. Produk ini terus dibicarakan dan ditunggu meski masih rumor. Bahkan ketika ada pengguna YouTube yang mengunduh video tentang rekaan prototipe iPhone 5, jutaan orang langsung melihatnya.
Tercatat sejak video ini diunggah tanggal 23 Agustus 2011 lalau sudah dilihat sebanyak lebih dari 23 juta kali sampai Senin (26/9/2011) ini. Dalam video berdurasi satu menit tersebut dijelaskan bahwa iPhone 5 memiliki tiga keunggulan utama, yakni : memiliki desain yang sangat tipis, memiliki laser keyboard, dan memiliki holographic display.
Meski video ini disukai secara visual, namun secara konten cerita, video ini mendapat protes dari banyak pengguna YouTube. Sebagian dari mereka menganggap prototipe yang ditunjukkan dalam video terlalu mengada-ada.
Total jumlah video yang diunggah oleh channel Aatma Studio tentang iPhone 5 ini ada empat video, namun tiga di antaranya adalah video-video single untuk menjelaskan video pertama. Jumlah orang yang melihat video kedua dan seterusnya pun tidak sebanyak jumlah views pada video pertama.
Aatma Studio sendiri merupakan studio digital dan animasi tiga dimensi. Studio ini memproduksi interaktif media, program televisi, iklan, dan film. Aatma Studio menuliskan keterangan di bawah videonya bahwa video tersebut diharapkan dapat dinikmati sambil menunggu rilis resmi dari Apple.
Sebelum video Aatma Studio ini beredar, sudah ada rumor-rumor lain yang beredar. Bahkan ada seseorang yang membuat situs web khusus tentang kebocoran prototipe iPhone 5. Video-video tentang iPhone 5 pun sudah banyak beredar di YouTube, namun baru video milik Aatma Studio ini yang dilihat paling banyak di dunia.
Dari situs web http://iphone5release.org/, Apple diprediksi akan mengeluarkan pernyataan bahwa lebih dari satu model iPhone akan rilis pada bulan Oktober. Rilis yang semula dijadwalkan 4 Oktober pun mundur menjadi 14 Oktober. Namun, sampai saat ini Apple membiarkan rumor yang sedang beredar di dunia dan menyatakan akan tetap menjaga kerahasiaan fitur unggulan mereka sampai waktu rilis tiba.
READ MORE - Video Rekaan iPhone 5 Heboh di Dunia Maya

Tablet Amazon Akan Diluncurkan Besok


Amazon mengirimkan undangan kepada media untuk hadir dalam acara yang akan digelar Rabu (28/9/2011) besok. Tak ada agenda yang diterakan dalam undangan tersebut, namun menurut Laporan TechCrunch, acara tersebut akan berbicara seputar tablet terbaru yang diproduksi Amazon dan mungkin peluncurannya.
Berdasarkan sumber kuat TechCrunch, tablet Amazon yang akan dikuak besok akan bernama "Kindle Fire", untuk membedakan dengan e-reader Kindle. Ini dilakukan karena Amazon masih akan mempertahankan penjualan e-reader itu, tak lantas mematikannya demi penjualan tablet. Demikian diberitakan SlashGear, Senin (26/9/2011).
Tablet Amazon akan memiliki ukuran 7 inci dengan desain luar mirip PlayBook. Ini bisa ditebak sebab PlayBook dan Kindle Fire sama-sama memakai Quanta sebagai desainernya. Meski demikian, Amazon mengatakan bahwa secara software, Kindle Fire akan lebih baik. Software akan dikembangkan berbasis Andoid, terintegrasi dengan Amazon App Store.
Dilaporkan SlashGear bahwa dalam ekosistem layanannya, Kindle Fire mungkin akan menarik banyak konsumen dan Amazon cukup mewadahi kebutuhan ini. Begitu pula dengan beberapa aplikasi berbasis android yang telah dikembangkan Amazon, berikut beberalapa layanan eksklusif seperti Amazon Priome dan Cloud Player untuk MP3.
Meski tak langsung akan menjadi pembunuh iPad, tablet ini pasti akan bisa bersaing ketat dengan adanya Nook Color dari Barnes & Noble. Diperkirakan Boarnes & Noble akan meluncurkan Nook Color dalam 2 bulan ke depan. Sangat menarik untuk melihat bagaimana Kindle Fire akan berkompetsisi nantinya. Kindle Fire akan dijual seharga 250 dollar AS.

Sumber
READ MORE - Tablet Amazon Akan Diluncurkan Besok

HTC Luncurkan Ponsel Cerdas Terbaru Rhyme


 Perusahaan elektronik asal Taiwan, HTC meluncurkan ponsel cerdas terbaru dengan nama Rhyme hari Selasa (20/9/2011) waktu setempat. Produk terbaru HTC ini memiliki pesona berkedip sehingga pengguna mengetahui jika mereka menerima panggilan atau pesan.
Ponsel cerdas Android ini akan dijual di Amerika Serikat pada 29 September 2011 mendatang dengan harga 199 dollar AS dan akan tersedia melalui Verizon Wireless.
Rhyme, yang akan menjalankan versi terbaru perangkat lunak Google Android, yang dikenal sebagai Gingerbread, akan dijual di Eropa dan Asia bulan Oktober.
Pembuat ponsel cerdas terkemuka asal Taiwan ini akan menekankan gaya dan asesori pada perangkat terbarunya dalam peluncuran di Manhattan, Selasa.
"Seperti halnya kaca mata, dompet, sabuk, atau pun tas khusus, ponsel cerdas mengekspresikan siapa Anda sebenarnya sebagai seorang pribadi," kata Wakil Presoden Bidang Desain HTC, Scott Croyle.
Rhyme dilengkapi dengan asesori yang disebut sebagai "pesona" berkedip ketika pengguna menerima pesan atau panggilan.

Sumber
READ MORE - HTC Luncurkan Ponsel Cerdas Terbaru Rhyme

Sabtu, 06 Agustus 2011

Kinect buat Memindai Situs Arkeologi



Perangkat Microsoft Kinect awalnya dikembangkan untuk mendukung navigasi berbasis sensor gerak pada konsol game XBox 360. Namun, sejak diperkenalkan pertama kali banyak orang yang merekayasa untuk berbagai keperluan bahkan bukan sekadar buat bermain game.
Microsoft Kinect yang sudah dimodifikasi bahkan bisa dimanfaatkan sebagai pemindai tiga dimensi saat penggalian situs arkeologi di Yordania. Alat ini membuat proses pemindaian jadi mudah.
"Kami ingin menggunakan Kinect untuk memindai seluruh bangunan dan sekitarnya," kata Jürgen Schulze, peneliti dari California Institute for Telecommunications and Information Technology (Calit2), University of California-San Diego. Di Yordania, para ilmuwan berharap Kinect dapat membantu mereka membuat katalog yang mendaftarkan hasil temuan.
Para ilmuwan komputer di sana memodifikasi Kinect sehingga kameranya dapat bekerja di luar lapangan. Saat ini, kamera hanya dapat digunakan di dalam ruangan.
Kinect akan memindai seluruh situs penggalian dan data yang diperoleh akan digunakan untuk membangun model tiga dimensi. Menurut peneliti, citra tiga dimensi dari sebuah alat-alat memasak kuno lebih berharga daripada foto dua dimensi. "Detail lebih baik dan peneliti dapat lebih mengerti penggunaan artefak," kata Schulze. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)
READ MORE - Kinect buat Memindai Situs Arkeologi

Motret dengan Sony Alpha, Berasa Bukan Pemula



 PT Sony Indonesia serius dalam persaingan produk kamera digital jenis DSLR. Hal ini makin ditunjukkan dengan dikeluarkannya produk kamera DSLR generasi terbaru yaitu Alpha 55 dan Alpha 33.
Alpha 55 dan Alpha 33 bisa dikatakan merupakan produk yang terlihat lebih kompak namun memiliki fasilitas yang membuat penggunanya bisa menghasilkan foto-foto yang tidak kalah baik.
"Alpha 55 dan Alpha 33 mengusung teknologi terbaru dari Sony. Dilengkapi dengan teknologi Traslucent Mirror, menghadirkan berbagai fungsi baru yang sebelumnya cukup sulit dihadirkan pada sebuah kamera DSLR," kata Danu Sagoro, Product Marketing Digital Imaging Sony Alpha, dalam acara Media Gathering, di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2011).
Produk ini mengganti kotak cermin yang digunakan pada kamera DSLR konvensional dengan sebuah kotak cermin yang berisi cermin tembus cahaya, sehingga tidak lagi diperlukan cermin yang membuka tutup seperti yang digunakan pada kamera DSLR saat ini. Dengan kata lain, obyek bisa direkam oleh sensor gambar dan sensor auto focus tanpa harus menunggu cermin terangkat setiap menekan shutter kamera.
Dengan teknologi ini, pengguna bisa menangkap obyek bergerak dengan kecepatan rekam sepuluh frame per detik (Sony Alpha 55) dan tujuh frame per detik (Sony Alpha 33). Teknologi Translucent Mirror dimaksimalkan dengan lima belas titik fokus pada sensor. Membuat produk ini dapat dengan stabil mengoperasikan fungsi auto focus yang cepat dan tepat ketika melakukan perekaman film Full HD.
Sony Alpha 55 dan Alpha 33 menggunakan sensor Exmor APS HD CMOS sebagai sensor gambar. Dapat mengabadikan gambar hingga 16,2 megapixel pada Alpha 55 dan 14,2 megapixel pada Alpha 33. Sensor ini membuat kedua produk mampu mereduksi noise walaupun menggunakan ISO tinggi.
Salah satu fasilitas yang bisa digunakan untuk mereduksi noise adalah multi-frame otomatis, di mana kamera merekam obyek dengan enam frame sekaligus kemudian menggabungkannya menjadi satu frameKompas.com yang sempat menjajal fasilitas ini mendapatkan hasil foto dengan noise sangat sedikit bahkan ketika menggunakan ISO 25600.
Kamera Alpha 55 dan Alpha 33 juga dilengkapi dengan fasilitas AUTO+ di mana kamera dapat menganalisa obyek dan kondisi pengambilan gambar. Sehingga fotografer tidak perlu takut mendapatkan hasil gambar yang terlalu gelap (under exposure) ataupun terlalu terang (over exposure).
"Untuk memenuhi kebutuhan pengguna produk kamera Sony Alpha. Kami pun sudah melengkapi aksesoris pendukung seperti lensa tele, wide, dan fish eye," kata Danu Sagoro. Dari hasil penelusuran Kompas.com, lensa khusus kamera DSLR Sony Alpha memang cukup variatif. Bahkan bisa dikatakan lengkap dengan pilihan variatif.
READ MORE - Motret dengan Sony Alpha, Berasa Bukan Pemula

Sabtu, 16 Juli 2011

70 Tahun Evolusi Ponsel

Ponsel kini seperti telah menjadi gadget wajib setiap orang. Perhatikan saja orang yang Anda jumpai di jalan. Kemungkinan besar sebatang ponsel menyelip di saku celana atau kemeja mereka.
Namun tahukah Anda bahwa perjalanan ponsel telah menempuh proses evolusi selama 70 tahun? Situs WonderHow To mengabadikan perjalanan evolusi ponsel itu.
1. SCR-194 (1938)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Alat komunasi ini adalah 'mbahnya' ponsel. SCR-194 dan SCR-195 adalah radio AM portabel pertama di dunia. Ia dibuat oleh US ARMY Signal Corps Engineering Laboratories di Fort Monmouth, New Jersey. Alat yang dipandang sebagai walkie talkie pertama itu bobotnya sekitar 11 kg dan berdaya jangkau 8 km.
2. SCR-300 (1940)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Alat ini adalah pengganti SCR-195. Dikembangkan oleh Motorola, SCR-300 merupakan radio FM portabel yang digunakan oleh pasukan sekutu pada perang dunia II. Bobotnya antara 14-17 kg, dengan radius jangkauan 4,8 km.
3. SCR-536 (1942)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Motorola memproduksi 'handie talkie' ini untuk AS, sebagai pengembangan dari dua alat komunikasi sebelumnya. Dengan menggunakan teknologi radio AM, SCR-536 beratnya jauh lebih ringan, yakni hanya 2,27 kg dengan daya jangkau 1,6 km.
4. MTA (1956)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Mobile System A (MTA) ini adalah perangkat komunikasi besutan Ericsson dan digunakan oleh Swedia. Bobotnya 40 kg atau setara dengan bobot 300 unit ponsel iPhone.
5. DYNATAC (1973)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Motorola membuat prototipe telepon portabel Dynamic Adaptive Total Area Coverage (DYNATAC) sebagai ponsel pribadi praktis pertama. Di gambar, bekas Wakil Presiden Motorola Martin Cooper tengah menelepon pesaingnya dari Bell Labs, Joel S Engel.
6. DynaTAC (1983)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Sepuluh tahun setelah kemunculan prototipe DynaTAC, Motorola mulai memasarkan ponsel ini ke publik. Dengan bobot seberat 0,9 kg, DYNATAC bekerja di jaringan teknologi AMPS, layanan selular analog generasi pertama di Amerika Utara.
7. MicroTAC (1989)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Motorola memperkenalkan MicroTAC yang merupakan desain ponsel flip pertama di dunia. Desain ini mengurangi ukuran ponsel saat tidak digunakan. Dengan ukurannya yang kecil. MicroTAC juga merupakan ponsel saku pertama di dunia.
8. StarTAC (1996)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Melanjutkan lini TAC-nya, Motorola kemudian meluncurkan ponsel clamshell pertama bernama StarTAC yang bisa dilipat seperti cangkang kerang. Menurut Motorola, ponsel ini terinspirasi oleh perangkat komunikasi yang muncul pada film serial Star Trek.
9. Communicator (1997)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Nokia 9000 Communicator adalah ponsel yang membawa pengguna memasuki era ponsel pintar atau smartphone. Dengan desain clamshell-nya, ponsel ini yang pertama menyediakan layar LCD serta papan kunci QWERTY yang utuh.
10. Benefon (1999)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Geosentric merupakan vendor ponsel pertama yang membuat ponsel yang terintegrasi dengan perangkat GPS. Tak cuma itu, ponsel bernama Benefon ini tahan cipratan air, menggunakan greyscale, serta menyediakan peta untuk melacak posisi dan pergerakan pengguna.
11. VP-201 (1999)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Di Jepang, Kyocera meluncurkan ponsel VP-201 yang merupakan ponsel pertama yang memiliki kamera terintegrasi.
12. BlackBerry 5810 (2002)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
RIM meluncurkan perangkat BlackBerry pertama yang terintegrasi dengan ponsel. Ini adalah ponsel yang menyasar pengguna profesional yang membutuhkan layanan email seketika dan penyesuaian skedul. Kelemahannya, perangkat ini tak punya speaker dan mikrofon.
13. iPhone (2007)
Apple iPhone
Steve Jobs mulai mengenalkan Apple iPhone pada 2007, sebuah ponsel pintar revolusioner yang menggunakan layar sentuh sekaligus mengadopsi teknologi 3G.
14. HTC EVO 4G (2010)
From Backpack Transceiver to Smartphone: A Visual History of the Mobile Phone
Ponsel ini adalah ponsel pertama yang mengadopsi standar 4G, dan beroperasi di jaringan WiMAX. Dengan sistem operas Android 2.1, ia merupakan ponsel berlayar sentuh paling besar, kamera 8 MP, perekam video definisi tinggi, keluaran HDMI, fitur Mobile Hotspot, dan antar muka HTC Sense.
READ MORE - 70 Tahun Evolusi Ponsel

Acer Aspire One 522: Review

Setelah kehadiran Acer Aspire 4253 dengan APU AMD pertama, kini Acer kembali menghadirkan solusi berbasis APU AMD. Produk ini diberi nama Aspire One 522. Kali ini, APU yang digunakan adalah AMD C-50 dan kategorinya adalah netbook. Apa? Netbook? Ya, ini adalah netbook yang dimotori APU AMD. Apa kelebihannya? Mari kita simak ulasan berikut.

Apa itu AMD C-50?
Prosesor AMD yang digunakan pada Aspire One 522 adalah salah satu prosesor Fusion pertama dari AMD, C-50. Prosesor Fusion ini ada hasil penggabungan dari prosesor dan VGA. Ya, AMD C-50 adalah gabungan dari sebuah prosesor AMD dual-core dengan sebuah VGA AMD (Radeon HD 6250). AMD menyebut hasil gabungan CPU dan VGA ini sebagai APU (Accelerated Processor Unit).

AMD C-50 adalah APU yang dirancang untuk netbook dan bahkan tablet. APU ini memiliki 2 core yang berkecepatan 1 GHz. Jangan salah sangka. Meski hanya 1 GHz, C-50 ini memiliki sistem kerja seperti prosesor modern. C-50 menggunakan metode eksekusi out-of-order, dimana perintah dapat dikerjakan berdasarkan prioritas dan urutan yang paling tepat untuk memastikan proses berjalan secepat mungkin. Hal ini sangat berbeda dibandingkan Atom yang menggunakan metode in-order, dimana semua perintah akan dikerjakan secara berurutan, tergantung perintah mana yang lebih dahulu diberikan. Dalam kondisi multi-tasking, seharusnya C-50 mampu menawarkan kecepatan yang lebih baik.

Aspire One 522: Jagoan Multimedia HD
Hal apa yang dirasakan kurang pada netbook Atom? Yang paling nyata adalah ketidakmampuannya menjalankan video Full HD dengan baik. Beberapa jenis video tidak dapat berjalan dengan mulus pada prosesor Atom, bahkan yang memiliki dual-core (N550) sekalipun. Oleh sebab itu, Acer Aspire One 522 hadir sebagai netbook berkemampuan multimedia tinggi.
Tersedianya port HDMI dan layar dengan resolusi HD (1280×720) adalah indikasinya. Acer Aspire One 522 menjanjikan kemampuan memutar video full HD (1080p) dalam format apapun. Kemampuan grafisnya ini juga menjanjikan beberapa keunggulan apabila Anda menggunakan software yang mampu memanfaatkan sistem grafis untuk meningkatkan kinerja. Sebagai contoh, Windows 7 akan berjalan lebih baik, karena dari sisi tampilannya, Windows 7 sudah dirancang untuk memanfaatkan kemampuan grafis, bukan hanya prosesor.

Performa (SYSmark 2007)
Sebagai wakil dari segala pengujian kinerja yang dianggap valid oleh beragam institusi IT dan para produsen, kami menggunakan SYSmark 2007 sebagai acuan. Program ini adalah perpaduan dari berbagai software yang umum digunakan seperti Microsoft Office dan beragam program produk Adobe.
Berdasarkan hasil pengujian ini, prosesor AMD C-50 membantu Acer Aspire One 522 ini memperoleh performa di atas Atom N550 (Dual Core). Tentu saja, AMD C-50 memiliki performa masih di bawah AMD E-350 (Acer Aspire 4253). Berikut adalah perbedaan performa lebih detail (terhadap netbook dengan Atom Dual Core).
Ternyata, meski Atom Dual Core memiliki 2 core dan 4 thread, netbook dengan prosesor ini masih jauh tertinggal dalam segala aspek pengujian, jika dibandingkan dengan AMD C-50.

Kemampuan VGA (3DMark 06)
Program tes ini bisa ditemukan online (www.futuremark.com). 3DMark 2006 adalah acuan umum yang universal untuk pengujian VGA. Versi ini adalah yang umum digunakan untuk VGA entry-level.
Hasil yang cukup mengejutkan, bukan? Ternyata, kemampuan VGA pada netbook Aspire One 522 ini mampu mengalahkan Pentium Dual Core P6000 (Intel HD) dan Pentium Dual Core T4500 (4500MHD). Meski masih tertinggal dari “kakaknya”, AMD E-350, APU AMD C-50 pada Aspire One 522 ini jelas memiliki tenaga untuk menjalankan beragam aplikasi multimedia yang berhubungan dengan video. Akan tetapi, dengan nilai yang diperolehnya, game yang bisa dimainkan memang terbatas pada game flash dan game 3D lawas yang ringan. AMD Radeon HD 6250 pada netbook ini memang tidak dirancang untuk memainkan game 3D yang berat.

Memutar Video Full HD (1080p)
 Memutar video High Definition (HD) adalah hal yang susah dilakukan netbook. Menjalankan video 1080p (Full HD) adalah hal yang mustahil. Bahkan, beberapa notebook murah pun mengalami kesulitan menjalankan video Full HD. Bagaimana dengan Acer Aspire One 522?
Acer Aspire One 522 tidak mengalami masalah sama sekali dalam menjalankan video Full HD dalam format apapun. Selama player Anda bisa memanfaatkan VGA yang tersedia (DXVA), Anda bisa memutar film apapun yang tersedia di pasaran saat ini tanpa masalah yang berarti.
Jika Anda memiliki bandwidth Internet cukup baik, Acer Aspire One 522 ini bahkan mengizinkan Anda untuk melakukan streaming video Full HD (1080p) melalui Youtube dengan lancar.

Pengujian daya tahan baterai dengan Mobilemark 2007
Benchmark Suite ini merupakan perpaduan yang serupa dengan SYSmark 2007. Hanya saja, software ini sudah diatur sedemikian rupa untuk melakukan simulasi pekerjaan sehari-hari secara terus-menerus hingga baterai terkuras habis.
Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa Acer Aspire One 522 mampu bertahan hidup hingga375 menit atau sekitar 6 jam 15 menit. Tidak banyak netbook dan notebook yang mampu bersaing dengannya. Perlu diingat, notebook atau netbook yang mengklaim mampu hidup 4 jam, biasanya hanya bertahan 2,5 – 3 jam pada pengujian ini.

Sangat Terjangkau, Bertenaga, dan Murah: Pas untuk Semua
Acer Aspire One 522 ini dijual dengan harga ekstra murah, Rp 2.599.000. Ini membuatnya berada di tengah-tengah rentang harga netbook (2juta s/d 3juta). Beragam kelebihannya membuat Acer Aspire One 522 ini terasa amat murah, bukan? Sangat susah mencari notebook atau netbook baru dengan harga di bawah 3 juta rupiah yang sanggup menjalankan video full HD (1080p) dengan daya tahan baterai 6 jam lebih. Belum lagi, netbook ini memiliki resolusi layar ekstra tinggi. Hanya segelintir netbook yang memiliki layar beresolusi tinggi seperti Acer Aspire One 522 (1280×720).
Pelajar dan Mahasiswa akan sangat menghargai harganya yang ekstra terjangkau. Anda bisa mencatat di kelas tanpa takut kehabisan baterai. Sementara itu, performanya pun masih berada di atas Intel Atom terkencang saat ini.
Sebagai PC kedua, Acer Aspire One 522 adalah pilihan yang sangat mantap. Harganya cukup murah, dan Anda tidak akan tersiksa dengan lambannya sistem grafis serta navigasi Windows pun terasa ringan. Anda bisa meninggalkan notebook besar atau PC desktop di rumah atau kantor saja. Andalkan Acer Aspire One 522 untuk presentasi dan saat sedang berinternet ria di Mall atau cafe. Bobot totalnya (dengan charger) yang sangat ringan membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk dibaa-bawa.
Sebagai PC utama, netbook mungkin bukan pilihan yang tepat. Akan tetapi, Acer Aspire One 522 bisa menjadi alternatif terbaik yang sangat terjangkau. Harganya yang murah dan performa di atas netbook membuatnya pantas dipilih, apabila dana Anda terbatas.

READ MORE - Acer Aspire One 522: Review